Dalam era globalisasi ini perlu adanya suatu pengetahuan tentang keadaan perekonomian negara-negara lain untuk memperbaiki perekonomian di dalam negeri. Apa yang menjadi kebutuhan di dalam negeri, bisa diatasi dengan cara bekerja sama dengan negara lain. Tentu hal ini bisa dilakukan ketika kerja sama ini dinilai saling menguntungkan antara negara yang satu dengan negara yang lain. Karena percuma ketika bekerja sama ada salah satu negara yang dirugikan, Hal ini tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan akan dapat memperbesar masalah yang ada.
Dalam kerja sama ini ada beberapa cakupan wilayah yang dapat dilakukan. Kerja sama dapat dilakukan antar negara, perusahaan dengan perusahaan dari negara yang berbeda atau dalam satu negara, antar personal di negara yang berbeda dan sebagainya.
Kerja sama antar negara biasanya dilakukan melalui kepala pemerintahan masing-masing untuk kepentingan di dalam negeri. Kerja sama antar perusahaan ada yang secara langsung dan ada juga yang tidak langsung. Kerja sama antar perusahaan langsung biasanya pihak-pihak yang mewakili perusahaan bertemu secara langsung mengadakan perjanjian yang saling menguntungkan. Kerja sama antar perusahaan yang tidak langsung biasanya ada perantara antar kedua perusaan. Contohnya di pasar modal. Perusahaan yang listing di Bursa Efek memanfaatkan pialang untuk menjualkan surat-surat berharga perusahaan sebagai salah satu sumber keuangan perusahaan. Kemudian pialang menjualkan surat-surat berharga perusahaan kepada para investor yang mau menanamkan maodalnya ke perusahaan tersebut.
Dalam makalah ini kami mencoba untuk menjelaskan tentang pasar modal secara rinci dari berbagai sumber. Karena memang belakangan ini keberadaan pasar modal mulai diketahui ketika terjadi kebangkrutan keuangan dunia yang berada di Amerika, Kebangkrutan tersebut mengakibatkan lembaga-lembaga keuangan di negara lain juga mengalami kebobrokan. Pasar modal juga tidak luput terpengaruh dari guncangan perekonomian dunia tersebut. Surat-surat berharga perusahaan di Pasar Modal juga ikut mengalami penurunan harga yang signifikan. Sehingga banyak perusahaan yang gulung tikar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar